•Follow Me On Instagram: @zal.87 and Twitter : @rizaldy_muharam•

Selasa, 07 April 2015

Hidup Harus Dimengerti


Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus dimengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus.  
 -Tere Liye-

          Penerimaan indah, islam mengenalnya dalam bentuk ikhlas. Pengertian yang benar, islam mengajarkannya dalam ayat Allah dan sabda Nabi. Pemahaman yang tulus, islam menaruhnya dalam hati orang yang beriman.

Sesungguhnya kekasih-kekasih Allah itu tidak ada kekhawatiran pada diri mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Mereka adalah orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa
 -QS Yunus 62-63-

Untuk menjadi kekasih Allah, sudahkah anda usaha ? lalu seberapa dekat anda dengan Al-Quran ?

Berapa bulan anda mengkhatamkannya ? berapa ayat yang anda baca dalam seharinya ? Jangan menjauh dari Al Quran!
Betapa banyak kita membaca artikel di internet, majalah atau koran.
Betapa sering kita membuka surat elektronik atau pesan singkat di handphone.
Betapa banyak waktu kita habis di depan notebook.
Bagaimana dengan Al Quran, Puasa, Sholat ?

          Bila kita tidak merasa gembira dengan agama kita, bagaimana kita dapat memepelajarinya ? kita mempelajari apa yang kita suka masih berlaku bukan ?
Bila kita tidak bersungguh-sungguh membiasakannya di masa muda, kapan lagi ?
Bacalah kapanpun kamu bisa, sebanyak yang kamu mampu! 
       
          Bacalah mushaf yang kamu bawa, bacalah di dalam mobil saat terjebak macet panjang. Luangkan waktu 10 menit sebelum kamu tidur, atau setelah kamu sholat, bacalah. Bacalah al quran yang ada dalam smartphone anda. Bacalah ketika kamu sedang mengantri, atau bacalah ketika kamu sedang merasa sepi.

          Sering kita mengaharap pertolongan di dunia. Berharap seseorang hadir menemani ketika merasa hanya kita yang sendiri. Sering kita memimpikan dapat seperti mereka yang menguasai dunia. Bermimpi kelak kita yang akan muncul di layar kaca.

          Namun seringkah kita bertanya, walau pada diri sendiri. Bertanya akankah ada yang datang menemani saat kita sendiri di alam kubur nanti ? Bermimpi kelak kita apan menjadi pemenang di akhirat ? Coba renungkan ...

Jangan anggap remeh waktu-waktu tersebut
 Penulis : Nurlintang Putri Ayuning Rizal (@lintangg14)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar